Persis satu tahun yang lalu, Barcelona
tidak menangis seperti hari-hari belakangan ini akibat dieliminasi
Atletico Madrid di perempat-final Liga Champions. Ya, pada 15 April
2015, Barca dan segenap fansnya boleh tersenyum lebar atau mungkin malah
tertawa terbahak-bahak akibat aksi istimewa Luis Suarez.
Itu terjadi kala Blaugrana bertamu ke Parc des Princes untuk menghadapi Paris Saint-Germain dalam leg pertama
perempat-final Liga Champions 2014/15. Suarez kala itu melakoni
pengalaman perdananya di babak gugur Liga Champions, namun penyerang
Uruguay itu tidak grogi dan justru tampil luar biasa.
Setelah mengemas dua gol pada laga tandang kontra Manchester City di
babak 16 besar, Suarez kembali melakukan hal tersebut di Paris. Hanya
saja brace-nya ke gawang PSG ini dicetak dengan cara yang tidak biasa: melakukan nutmeg pada bek PSG David Luiz sebelum mencetak gol. Bukan hanya sekali, tetapi dua kali!
Yang pertama, Suarez melakukannya dari sisi kanan. Usai mengolongi
kedua kaki Luiz, Suarez menusuk menuju kotak penalti sambil melewati dua
pemain lain dan sukses menjebol gawang Salvatore Sirigu untuk membuat
Barca unggul 2-0 di menit 67. Sebelumnya, Neymar menghadirkan gol
pembuka di awal babak pertama.
Berselang 12 menit, aksi kedua nutmeg Suarez terhadap Luiz
kembali terjadi. Kali ini, ia melakukannya dari sisi kiri, kembali
mengolongi Luiz, lantas terbebas sendirian ke kotak penalti, sebelum
melepaskan tembakan melengkung ciamik ke pojok gawang untuk membuat
Sirigu tak berkutik.
Tentu saja, Luiz adalah pihak yang paling dibikin malu. Apalagi, Luiz berstatus sebagai bek termahal di dunia setelah diboyong Les Parisiens
dari Chelsea seharga £50 juta pada musim panas 2014. Bek sentral Brasil
itu bukan hanya mendapat kritik pedas, namun juga dibuat lelucon dengan
munculnya banyak meme dirinya yang bertebaran di internet.
Regina Celia, ibunda Luiz, sampai-sampai angkat bicara untuk membela
putranya. “Kami selalu bangga padamu, nak. Angkatlah kepalamu. Tuhan
tahu segalanya. Saya akan selalu mencintaimu, baik itu dalam
pertandingan bagus dan terlebih saat segalanya tidak berjalan baik,”
kata Celia.
Suarez sendiri menjelaskan aksi fenomenalnya itu sebagai sesuatu yang
tak bisa dielakkan. "Seorang striker harus selalu mengincar gol. Saya
harus melakukan nutmeg kepada Luiz dua kali karena tidak ada hal lain yang bisa saya lakukan," kata eks striker Liverpool itu.
Barca pada akhirnya menang 3-1 partai itu sebelum kembali memecundangi PSG 2-0 di leg kedua.
Selanjutnya, pasukan Luis Enrique mampu melewati hadangan Bayern Munich
di semi-final dan menjadi juara usai menjungkalkan Juventus di final
untuk menyempurnakan treble bersejarah di musim itu.
Sumber http://www.goal.com/
